KAJIAN ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT PADA MASYARAKAT LOKAL DI KECAMATAN SABULAKOA KABUPATEN KONAWE SELATAN

Authors

  • Dwi Nurhidayah Z Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Saprin Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Maryce Agusthinus Walukou Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Al Imbdad Rabani Universitas Halu Oleo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36709/ampibi.v8i1.1

Keywords:

Etnobotani, Tumbuhan Obat, Sabulakoa

Abstract

Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat Pada Masyarakat Lokal Di Kecamatan Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan obat masyarakat lokal Kecamatan Sabulakoa sebagai kearifan lokal masyarakat dalam pengobatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif komparatif yang akan membandingkan data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan, yakni wawancara, observasi, dokumentasi, pembuatan herbarium, identifikasi. Data tumbuhan obat yang diperoleh melalui hasil wawancara secara semi terstruktur menggunakan kuisioner dengan masyarakat Kecamatan Sabulakoa kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan dikelompokkan dalam bentuk tabel meliputi jenis tumbuhan, nama lokal tumbuhan, nama ilmiah, jenis-jenis penyakit yang dapat diobati dan bagian tumbuhan yang digunakan sebagai bahan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tumbuhan obat tradisional yang dimanfaat oleh masyarakat lokal ditemukan ada 39 jenis yang tersebar di 10 lokasi (Desa) dan beberapa jenis tumbuhan obat tumbuh liar di perkebunan maupun di hutan dan tidak dibudidayakan. Pemanfaatan dan pengolahan tumbuhan obat oleh masyarakat Kecamatan Sabulakoa dilakukan dengan cara yang masih sederhana yaitu secara langsung (tanpa diolah) maupun tidak langsung (direbus dan dirauh atau dipanaskan) dan menggunakan takaran tertentu sesuai kebutuhan. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat antara lain akar, batang, kulit batang, daun, buah, umbi, rhizoma, saripati dan biji.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Dwi Nurhidayah Z, Universitas Halu Oleo, Indonesia

Pendidikan Biologi

Saprin, Universitas Halu Oleo, Indonesia

Pendidikan Biologi

Maryce Agusthinus Walukou, Universitas Halu Oleo, Indonesia

Pendidikan Biologi

Al Imbdad Rabani, Universitas Halu Oleo, Indonesia

Pendidikan Biologi

References

Adyana, M. (2012). Cara Pengolahan Obat Tradisional Baik dan Benar. http://www.herbaltarupramana.com/artikel-18 tanggal 4 Febuari 2023. Pukul 22.00 Wita.

Destryana, A., & Ismawati, I. (2019). Etnobotani dan pengggunaan tumbuhan liar sebagai obat tradisional oleh masyarakat suku Madura. Journal of Food Technology and Agroindustry, 1(2), 1-8.

Edi, M. J,. (2015). Ekologi Tumbuhan. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram, Penerbit CV. Sanabil, Mataram.

Eni, N. N. S., Sukenti, K., Aida, M., & Rohyani, I. S. (2019). Studi Etnobotani Tumbuhan Obat Masyarakat Komunitas Hindu Desa Jagaraga, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Biotropika: Journal of Tropical Biology, 7(3), 121-128.

Falah, F., Sayektiningsih, T., & Noorcahyati, N. (2013). Keragaman jenis dan pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat oleh masyarakat sekitar Hutan Lindung Gunung Beratus, Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 10(1), 1-18.

Hidayat, S. (2021). Pemanfaatan Tumbuhan Obat oleh Beberapa Etnis di Indonesia. Journal of Tropical Ethnobiology, 177-185.

Helmina, S., & Hidayah, Y. (2021). Kajian etnobotani tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat kampung Padang kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara. Jurnal Pendidikan Hayati, 7(1).

Kinho, J. (2011). Tumbuhan obat tradisional di Sulawesi Utara. Balai Penelitian Kehutanan Manado, Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan, Kementrian Kehutanan.

Manuputty, A. H. (1990). Pengobatan tradisional daerah Maluku. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional, Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya.

Rafra, T. Y. (2007). Pemanfaatan Tumbuhan Obat di Kampung Maribu Tua Distrik Sentani Barat Kabupaten Jayapura. Skripsi. Universitas Cenderawasih. Jayapura.

Rizal, S., Kartika, T., & Septia, G. A. (2021). Studi etnobotani tumbuhan obat di Desa Pagar Ruyung Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 18(2), 222-230.

Simbala, H. E. I. (1997). Tumbuhan Obat Masyarakat Suku Heibebulu Kabupaten Jayapura. Propinsi Papua.

Triratnawati, A. (2010). Pengobatan tradisional, upaya meminimalkan biaya kesehatan masyarakat desa di Jawa. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 13(2), 69-73.

Sriastuti, W., Herawatiningsih, R., & Tavita, G. E. (2018). Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Yang Berpotensi Sebagai Tanaman Hias Dalam Kawasan Iuphhk-Hti Pt. Bhatara Alam Lestari Di Desa Sekabuk Kecamatan Sadaniang Kabupaten Mempawah. Jurnal Hutan Lestari, 6(1).

Downloads

Published

2022-02-13

How to Cite

Nurhidayah Z, D. ., Saprin, Agusthinus Walukou, M. ., & Rabani, A. I. (2022). KAJIAN ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT PADA MASYARAKAT LOKAL DI KECAMATAN SABULAKOA KABUPATEN KONAWE SELATAN . AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi, 8(1), 1–7. https://doi.org/10.36709/ampibi.v8i1.1