PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD TERINTEGRASI GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS X SMAN 2 KENDARI

Authors

  • Muhammad Sirih Universitas Halu Oleo
  • Suriana Gende Ede Universitas Halu Oleo
  • Nurrijal Universitas Halu Oleo
  • Rohadhatul Aisy Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36709/ampibi.v9i4.264

Keywords:

STAD, GI, Hasil Belajar Kognitif Siswa

Abstract

Model pembelajaran Student Team Achievement Divison (STAD) terintegrasi Group Investigation (GI) merupakan salah satu inovasi pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan atau memberikan gambaran meningkatnya hasil belajar kognitif siswa, aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa pada materi Ekosistem di Kelas X. Penelitian didesain menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X8 SMAN 2 Kendari yang berjumlah 34 siswa, 10 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk hasil belajar kognitif siswa dan deskriptif kualitatif untuk data aktivitas guru dan aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar kognitif siswa dengan siswa yang mencapai KKM dengan skor 75 pada siklus I yaitu 44,8% meningkat menjadi 82,8% pada siklus II, seiring dengan meningkatnya kinerja atau aktivitas dalam mengelola pembelajaran berdasarkan refleksi yang diberikan, yang disertai meningkatnya aktivitas siswa selama pembelajaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abas, A. (2012). Perbandingan Hasil Belajar Model Cooperative Learning dengan Model Science Technology Society Pada Siswa Kelas X Man 1 Model Kota Bengkulu. (https://www.academia.edu/123957878/Perbandingan_Hasil_Belajar_Model_Cooperative_Learningdengan_Model_Science_Technology_Society_Pada_Siswa_Kelas_X_Man_1_Model_Kota_Bengkulu)

Abd Rahman, B. P., Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., & Yumriani, Y. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan dan unsur-unsur pendidikan. Al-Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1-8.

Hastuti, S. (2022). Penelitian Tindakan Kelas sebagai Upaya Peningkatan Pengembangan Pembelajaran Mahasiswa PBI UNS. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 6(3), 553-561.

Khasinah, S. (2021). Discovery learning: definisi, sintaksis, keunggulan dan kelemahan. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 11(3), 402-413.

Khoirulina, L. (2018). Media LASERIN dalam Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah Penjajahan Belanda Di Indonesia. PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran, 3(2), 86-96.

Nurpratiwi, R. T., Sriwanto, S., & Sarjanti, E. (2015). Peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa melalui metode picture and picture dengan media audio visual pada mata pelajaran geografi di kelas XI IPS 2 SMA Negeri 1 Bantarkawung. Geo Edukasi, 4(2).

Ramadhan, F., Mahanal, S., & Zubaidah, S. (2017). Meningkatkan hasil belajar kognitif siswa melalui model pembelajaran Biologi REMAP STAD (Doctoral dissertation, State University of Malang).

Sudijono, A. 2011. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sunarto, M. F., & Amalia, N. (2022). Penggunaan model discovery learning guna menciptakan kemandirian dan kreativitas peserta didik. Bahtera, 21(1), 94-100.

Wulandari, I., & Kunci, K. (2022). Model pembelajaran kooperatif tipe STAD (student teams achievement division) dalam pembelajaran MI. Jurnal papeda, 4(1).

Downloads

Published

2025-02-20

How to Cite

Sirih, M., Ede, S. G., Nurrijal, & Aisy, R. (2025). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STAD TERINTEGRASI GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS X SMAN 2 KENDARI. AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi, 9(4), 289–295. https://doi.org/10.36709/ampibi.v9i4.264