PARADIGMA LINGKUNGAN GURU SMA NEGERI 10 KONAWE SELATAN

Authors

  • I Wayan Suama Pendidikan Biologi Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Murni Sabilu Pendidikan Biologi Universitas Halu Oleo, Indonesia
  • Yusnina Pendidikan Biologi Universitas Halu Oleo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36709/ampibi.v10i2.357

Keywords:

Paradigma Lingkungan Baru, Guru, Analisis

Abstract

Paradigma lingkungan adalah cara pandang tentang lingkungan yang dikontruksikan dalam pikiran, kemudian dijadikan pedoman mendasar ketika berinteraksi dengan lingkungan dan tindakan dalam mengelola lingkungan. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan. Paradigma lingkungan setiap guru berbeda-beda dipengaruhi oleh perbedaan dalam cara mereka memahami dan memproses informasi tentang lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat paradigma lingkungan guru SMA Negeri 10 Konawe Selatan melalui 5 indikator paradigma lingkungan baru atau NEP. Jenis penelitian ini adalah penelitian expost facto dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan sampel yang digunakan adalah keseluruhan guru di SMA Negeri 10 Konawe Selatan. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuisioner dengan skala likert 5 pilihan. Hasil penelitian ini menunjukkan indikator; 1) keseimbangan alam 72,5 %, 2) krisis ekologi 55 %, 3) penolakan anti lingkungan 60 %, 4) batas pertumbuhan 55 %, 5) dominansi manusia 65 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa paradigma lingkungan baru dalam kategori cenderung sedang yaitu 70 %.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azwar, S.(2012). Penyusunan Skala Psikologi (edisi 2). Yogyakarta: Pustaka Belajar

Damanik, R. (2019). Hubungan kompetensi guru dengan kinerja guru. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 8(2).

Dunlap, R. E. (2008). The new environmental paradigm scale: From marginality to worldwide use. The Journal of environmental education, 40(1), 3-18.

Fitri Mulyani, N. H. (2021). Analisis perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dalam pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 3(1), 101-109.

Hamid, A. (2017). Guru profesional. Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan, 17(2), 274-285.

Kaan, S. A. U., Putrawan, I. M., & Miarsyah, M. (2019). Hubungan antara Paradigma Lingkungan Baru dengan Perilaku Tanggung Jawab Lingkungan Siswa. IJEEM-Indonesian Journal of Environmental Education and Management, 4(1), 61-73.

Pemerintah Indonesia. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Suama, I. W., Zubaidah, D. N., & Bulan, W. O. S. (2024). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Masyarakat Dengan Sanitasi Lingkungan Kawasan Pelelangan Ikan Di Pesisir Teluk Kendari (Kajian Materi Perubahan Lingkungan Kelas X SMA). AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi, 8(4), 299-307.

Suhardin, S. (2016). Pengaruh perbedaan jenis kelamin dan pengetahuan tentang konsep dasar ekologi terhadap kepedulian lingkungan. Edukasi: Jurnal penelitian pendidikan agama dan keagamaan.

Sutoyo, S. (2013). Paradigma Perlindungan Lingkungan Hidup. ADIL: Jurnal Hukum, 4(1), 192-206.

Warami, Hugo. 2017. Profesi Guru. Yogyakarta: Absoluteme

Downloads

Published

2025-08-16

How to Cite

I Wayan Suama, Murni Sabilu, & Yusnina. (2025). PARADIGMA LINGKUNGAN GURU SMA NEGERI 10 KONAWE SELATAN. AMPIBI: Jurnal Alumni Pendidikan Biologi, 10(2), 89–95. https://doi.org/10.36709/ampibi.v10i2.357